Postingan

Belum Usai, Episode Tiga

Pagi Hari Di Rumah Rudi “Rud, koper mu telah beres nak ?? Jangan hingga terdapat yg ketinggalan” Ibu rudi memastikan pulang barang bawaan yg akan dibawa Rudi “telah beres mah” Suara Rudi mantap sembari membawa keluar koper & beberapa tas miliknya  yg akan segera dibawa. “Rud, taksinya telah tiba. Ayo cepat bawa seluruh barang – barang mu ke bagasi taksi” “iya mah” Dengan sigap Rudi segera berkecimpung pulang menurut duduknya. Rudi membawa 1 koper yg akbar  & 1 tas ransel biasa. Perlengkapan itu sudah beliau siapkan semenjak tiga hari yg kemudian. “Rud, semoga kau sehat selalu disana, semoga sukses ya, ibadahnya jangan tinggal ya nak . ” Ibunya menaruh doa & restu pada anak satu – satunya itu. Ibunya mencium kening Rudi menggunakan penuh rasa haru & bangga “Iya mah. Rudi akan selalu jangan lupa petuah  yg mamah berikan. Dann mamah jaga kesehatan  ya, kalo terdapat apa – apa cepat hubungi Rudi” “Iya, maaf ya nak , mamah ga mampu mengantarmu ke bandara l...

Belum Usai, Episode Dua

  “Rud, saya  akan berusaha menjaga agama  yg engkau  berikan kepadaku” Mata Ine mulai berkaca – kaca “Ne, jangan murung  ya. Aku kan mampu pergi buat perlop & menjengukmu pada medan. Aku janji padamu” Rudi berjanji pada ine menggunakan penuh keyakinan. Malam itu terasa sangat memilukan untuk Ine. Hatinya berkecamuk lantaran beliau tidak akan beserta selama Rudi bertugas diluar kota. “Aku harap engkau  merupakan jodoh terakhirku” Ine memeluk Rudi erat sekali. Erat sekali, sampai Rudi merasa sesak. Rudi tau Ine sangat mencintai nya melebihi apapun. Rudi jua sama, Ia mengasihi Ine melebihi dirinya. Tiada 1 momen yg beliau lupakan beserta Ine. Canda tawa, senyum hangat yg selalu menyapanya setiap hari. Kecupan yg selalu mewarnai harinya. Tak akan sanggup terhapus sang saat. Tak terasa, hujan pun menetes menurut langit yg gelap. Sepertinya langit  jua turut bersedih melihat sepasang kekasih ini melalui malam yg terakhir ini. Dinginnya angin jua memeluk...

Belum Usai, Episode Satu

  “Kamu janji ya enggak akan tinggalkan saya ” Tatapan Ine tajam ke Mata Rudi  dibarengi menggunakan senyumnya yg penuh arti kesedihan. “saya  janji ke engkau  saya  akan selalu setia, permanen sayang & makin cinta ama engkau ” ucap rudi menggunakan penuh kelembutan & perasaan. Ine merasa risi menggunakan kepergian Rudi buat dinas diluar kota. Sudah seminggu ini beliau nir mampu tidur lantaran Memikirkan Rudi yg akan pulang meninggalkannya buat beberapa tahun. Rasa – cita cita cita cita cita rasanya itu saat yg amat sangat usang   untuk Ine. Lantaran beliau merasa bahwa Rudi akan usang   tidak berada disamping orang yg dicintainya itu. “Ine engkau  makan ya” Rudi menyuapkan nasi goreng selera Ine. Nasi goreng seafood yg biasa mereka makan saat mereka melepaskan saat beserta seiring melajunya saat. “Nanti dulu Rud, saya  ingin puas melihat senyum engkau ” Ine melihat kekasinya menggunakan tatapan yg kosong, sayup & penuh pengharapa...

Anak Jalanan

Siapa yang bisa menduga nasib baik rudi, seorang anak jalanan yang di beri pekerjaan oleh seorang wanita cantik bernama lia, meskipun rudi hanya dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga, namun rudi dapat menikmati semuanya, berupa fisik dan batin. Dan yang mengejutkan rudi bisa melepaskan apa saja yang ada didalam kepalanya. Full Cerita👉  Klik Disini Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa untuk selalu tetap membaca postingan baru pada blog ini. Postingan Lainnya👉  Klik Disini Beranjak Thewasa

Dinar, Pelayan Cantik

Dinar namanya, seorang wanita yang bekerja di sebuah diskotik tempat dimana temanku sedang mengadakan perayaan ulang tahunnya. Sejak aku tiba ditempat itu mataku langsung tertuju padanya. Jujur dia begitu cantik, hingga membuat dua bola mataku tak bosan memandangnya. Full Cerita👉  Klik Disini Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa untuk selalu tetap membaca postingan baru pada blog ini. Postingan Lainnya👉  Klik Disini

Mamaku Seorang Biduan (Edisi Kedua)

Ke tika aku hendak keluar rumah dan melintas didepan kamar mama, aku melihat mama sedang melakukan video call, tidak tau dengan siapa, di karenakan mama memakai headset dengan sambil menghadap cermin dalam keadaan merias diri. Aku sangat penasaran dengan apa yang mama lakukan, selang beberapa saat mama memamerkan celana yang ia kenakan kepada teman bicaranya di telepon. Full Cerita👉  Klik Disini Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa untuk selalu tetap membaca postingan baru pada blog ini. Postingan Lainnya👉  Klik Disini Tamat ya teman teman. Cerita Lainnya⤵️ Klik Disini

Mamaku Seorang Biduan

Ibu kandungku merupakan guru SMK ditempat aku bersekolah, disekolah ibuku sering dipanggil dengan sebutan ibu devi, saat ini ibuku berumur 41 tahun dengan tubuh yang tidak terlalu tinggi, dan tidak terlalu pendek, tubuh ibuku bisa dikategorikan kedalam bentuk tubuh yang berisi. Tidak jarang banyak teman temanku dan guru laki-laki disekolah itu yang tertarik akan kecantikan ibuku. Awalnya aku tidak begitu berfikiran apa apa soal itu, namun akhir akhir ini aku merasa curiga terhadap perilaku ibuku, di karenakan sikap ibuku yang sedikit berubah, Aku penasaran dan mulai mencari tau kebenarannya. Full Cerita👉  Klik Disini Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa untuk selalu tetap membaca postingan baru pada blog ini. Postingan Lainnya👉  Klik Disini Bersambung ya