Belum Usai, Episode Lima
Hancur hati Rudi mendengar keputusan Ine yg nir fundamental lantaran wajib mengakhiri interaksi yg sudah usang beliau bangun atas dasar cinta & afeksi. Badan Rudi lemas. Ia tidak memahami lagi wajib berbuat apa atas hal ini. Kesal ,murung , sakit & emosi tercampur sebagai satu. Pikirannya terus menerawang paras Ine yg jauh disana. Ia membayangkan ketika pada Medan bermesraan & bercanda beserta Ine. Pupus telah asa yg sudah Rudi cita – cita kan. Pupus hanya pada saat beberapa menit. Rudi hanya mampu menutup muka nya menggunakan bantal . & larut pada kesedihan yg amat pada & menyakitkan itu. Cuaca yg panas berubah mendung & air menetes menurut langit membasahi tanah Manado. Langit tampaknya menangisi akhir interaksi sepasang kekasih ini. langit hari itu bersedih melihat Rudi menyesali kisah romantis yg telah gagal lantaran jeda & saat yg membentang jauh. *** Di Kantor Ine (Medan) “Ne, kenapa engkau menangis??” Atasan I...